Apa saja sih yang dikerjakan tenaga perpustakaan sekolah?

Sebagian orang, bisa jadi, beranggapan kerja di perpustakaan sekolah cenderung santai. Cuma duduk-duduk. Menata buku. Mengawasi anak-anak yang datang. Pulang. Tapi, apa benar seperti itu?

Pekerjaan di perpustakaan, apalagi kalau hanya dikerjakan satu orang, bisa lebih rumit daripada bayangan umum. Pekerjaan klasiknya mengolah bahan-bahan pustaka yang masuk ke perpustakaan menjadi koleksi. Ini saja sudah harus melalui beberapa tahapan yang cukup rumit. Pekerjaan klasik ini masih ditambah lagi dengan melayani pemustaka (anggota atau pengguna perpustakaan) yang mau pinjam (dan kembalikan) buku-buku pinjaman. Belum lagi kalau diminta jadi guru pengganti di kelas. Yang terakhir ini, sepertinya sudah jadi rahasia umum di banyak sekolah dasar di negara kita.

Pekerjaan di perpustakaan sekolah umumnya bisa dikelompokkan ke dalam dua bagian: back office dan front office. Back office ini pekerjaannya tidak berhubungan langsung dengan pemustaka, sedangkan front office langsung berhubungan dengan pemustaka.

Beberapa contoh pekerjaan back office:

  1. Klasifikasi.
    Menentukan subyek koleksi dan kode klasifikasi yang sesuai.
  2. Katalogisasi.
    Membuat katalog dari koleksi yang bersangkutan.
  3. Inventarisasi.
    Mencatat koleksi ke dalam buku induk perpustakaan.
  4. Pelaporan.
    Menghimpun data koleksi buku, kunjungan dan peminjaman anggota. Ditambah lagi pekerjaan stock opname yang dilakukan setahun sekali untuk mengecek kondisi fisik koleksi perpustakaan.

Pekerjaan front office, yang lebih mudah dilihat, tidak sebanyak pekerjaan back office, misalnya:

  1. Sirkulasi.
    Melayani peminjaman dan pengembalian koleksi perpustakaan.
  2. Informasi dan referensi.
    Melayani kebutuhan informasi dari pemustaka.

Kalau dibuatkan alur, pekerjaan di perpustakaan sekolah terlihat seperti ini:

 

Alur Kerja di Perpustakaan Sekolah.

Alur kerja di perpustakaan sekolah.

 

Jadi, masih menganggap pekerjaan di perpustakaan sekolah santai-santai saja?

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.